Loman Park Hotel Yogyakarta Rayakan Filosofi Jawa Melalui Program "Weton Iku Ora Waton"
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam melestarikan warisan budaya, Loman Park Hotel Yogyakarta sukses menggelar rangkaian program kreatif bertajuk “Weton Iku Ora Waton”. Acara ini hadir sebagai ruang refleksi, ekspresi seni, sekaligus upaya penguatan identitas kultural Jawa di tengah moderitas.
Program ini bukan sekadar perayaan, melainkan sebuah perjalanan mendalam untuk memahami filosofi Weton—hitung-hitungan hari lahir dalam tradisi Jawa—sebagai cerminan karakter dan potensi diri yang dituangkan melalui karya seni batik.
Workshop Batik Cap Berbasis Weton: Seni yang Personal
Rangkaian kegiatan dibuka pada Sabtu Pahing (14/02) dengan Workshop Batik Cap Berbasis Weton. Menggandeng Nurohmad, S.Sn dari Omah Kreatif DONGAJI, para peserta diajak menyelami teknik batik cap selama tiga jam.
Keunikan workshop ini terletak pada personalisasi motif; setiap peserta membatik pola yang disesuaikan dengan Weton masing-masing. Dengan biaya Rp180.000/pax, peserta tidak hanya membawa pulang kain hasil karya sendiri, tetapi juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai makna filosofis di balik hari lahir mereka dalam sesi pembacaan Weton yang eksklusif.
Jagongan Gayeng: Dialog Budaya di Ruang Terbuka
Menjelang sore, suasana asri Garden Loman Park Hotel menjadi latar dari Jagongan Gayeng, sebuah forum diskusi budaya yang hangat dan inklusif. Diskusi ini menghadirkan tokoh-tokoh berkompeten di bidangnya:
- Cak Udin (Ketua Lesbumi) sebagai narasumber budaya.
- Nurohmad, S.Sn (Omah Kreatif DONGAJI) sebagai narasumber seni.
- Iwan RS (Sutradara & Penulis) selaku moderator.
Melalui diskusi yang interaktif, para narasumber mengupas tuntas relevansi Weton dalam perspektif sosial dan seni di era modern. Sesi ini terbuka bagi tamu hotel dan masyarakat umum secara gratis, mempertegas posisi Loman Park Hotel sebagai titik temu komunitas budaya di Yogyakarta.
Pameran Karya Seni Batik: Estetika dalam Tradisi
Melengkapi rangkaian edukasi dan diskusi, Loman Park Hotel menyelenggarakan Pameran Karya Seni Batik yang berlangsung pada 14–21 Februari 2026 di area Lobby. Pameran ini menampilkan ragam motif batik yang sarat makna, memberikan pengalaman visual yang memikat bagi setiap tamu yang berkunjung ke hotel.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari visi kami untuk menjadikan Loman Park Hotel Yogyakarta sebagai ruang yang menghidupkan budaya lokal secara kontekstual dan relevan bagi generasi masa kini. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang bukan hanya kreatif, tetapi juga bermakna bagi setiap tamu,” ungkap Handono S. Putro, Founder & Managing Director Loman Park Hotel Yogyakarta.
Melalui program "Weton Iku Ora Waton", Loman Park Hotel Yogyakarta kembali menegaskan identitasnya sebagai hunian yang tidak hanya menawarkan kenyamanan, tetapi juga menjadi penjaga nyala api kebudayaan Jawa.


2026-03-03 08:04:50
2026-03-03 06:53:24
2026-03-02 09:58:16
2026-03-02 09:11:45